Friends dalam istilah asing, yang dalam bahasa Indonesia berarti teman, kawan, dan bila lebih intim berarti sahabat, merupakan orang yang memiliki andil yang tak sedikit dalam perkembangan kehidupan seseorang. Istilah ini merupakan hasil bentukan dari masyarakat sendiri. Ia bisa berarti kelompok, maupun lembaga kalau diartikan secara formal. Kehadirannya pun menjadi lazim dalam masyarakat karena hampir setiap lapisan dalam masyarakat menerimanya masuk ke dalam kehidupannya bahkan meyakini dan mewajibkan kehadirannya.
Friends, teman, dan kawan merupakan pertanda keintiman yang terjalin dalam kehidupan seseorang. Dalam bermasyarakat, sebagai makhluk social tak urung terjadi adanya interaksi dengan sesama manusia. Interaksi ini melibatkan komunikasi yang secara tidak langsung terjadi proses pengungkapan personal discovery satu sama lain. Hasil dari pengungkapan personal discovery ini membuat lahirnya intimate diantara orang-orang yang berinteraksi. Bila nantinya terungkap banyak kesamaan di antara mereka, tak perlu dielakkan lagi bila lahir institusi berupa kawan, teman hingga yang tertinggi yaitu sahabat.
Kawan atau teman bisa dikatakan merupakan stage awal dari adanya keintiman dalam berinteraksi. Biasanya orang-orang yang telah berpijak ke stage ini telah mengenal personal discovery satu sama lain secara garis besar, hanya saja mereka belum mencapai tingkat keintiman seperti sahabat atau persahabatan. Orang-orang di stage ini, meski telah mengenal, tetapi belum bisa menemukan persamaan yang berarti untuk melanjutkan ke tingkatan lebih intim seperti sahabat. Terkadang, mereka belum menyadari pentingnya melanjutkan atau mereka sendiri yang memilih untuk tidak melanjutkan membuka diri mereka untuk ke persahabatan.
Bisa dikatakan kawan atau teman diibaratkan sekadar tahu dan kenal, tapi tidak memahami satu sama lain secara keseluruhan. Akan tetapi, bukan berarti hubungan ini tidak ada arti sama sekali, stage ini masih memiliki potensi setiap saat apakah akan berlanjut ke persahabatan atau tidak tergantung situasi dan kondisi tertentu. Contoh real dari saya sendiri, secara pribadi sekarang saya memiliki sahabat yang dikategorikan seperti soulmate bagi saya, tapi dia dulunya hanyalah kenalan saya saja dulu waktu SMP, sebatas tahu dan kenal serta acuh tak acuh. Akan tetapi setelah memasuki SMA hubungan kami menjadi lebih intim setelah saling membuka diri dan menemukan banyak persamaan.
See, nothing’s impossible sebenarnya kalau kita mau menerima setiap hal baik dan berusaha. Inilah kenapa saya menyebut masa-masa perkawanan itu sangat labil karena dapat berubah kapan saja tanpa ditahu. Masa perkawanan atau pertemanan juga nantinya akan sangat berguna bagi kehidupan masa depan kita nanti. Semakin banyak kenalan dan teman, semakin banyak link kita punyai untuk membuka peluang usaha ataupun peluang apa saja nantinya ke depan. Jadi saran saya, setiap jenjang hubungan apapun itu, cobalah untuk menjaganya. Bahkan meski hanya pada teman yang sekedar say HI saja turut kita pertahankan juga karena hubungan dan interaksi itu akan sangat berguna dalam hidup kita di dunia ini.
Sekarang beralih ke stage yang lebih serius yaitu, persahabatan. Seperti yang telah saya paparkan di atas, sahabat mungkin bukan kata yang tidak lazim saat ini karena setiap orang telah mengenalnya. Tapi tidak semua orang juga bisa memahami makna sahabat seutuhnya. Terkadang mereka mendefinisikan sahabat sebagai orang terdekat dengan kita, yang sering jalan dengan kita, yang identik dengan kita sesuai pepatah dimana ada gula disitu ada semut, jadi dimana ada kita disitu pasti ada dia, pokokny dia lebih intim deh. Pemahaman itu saya rasa belum sampai mengena makna sahabat seutuhnya.
Sahabat tidak hanya seperti yang saya sebutkan diatas, sahabat lebih dari itu. Dia adalah orang yang paling mengerti kita luar dalam, dia bukan orang yang selalu ada di dekat kita tapi dia adalah orang yang selalu ada untuk kita kapan saja tanpa batasan ruang dan waktu karena dia memenuhi setiap rongga diri kita, dia dapat dikategorikan seperti soulmate kita karena sangat memahami personality kita, dia juga orang yang akan rela berbuat apa saja untuk kita selama ia mampu, dia akan menemani kita di keadaan apapun tanpa terpisahkan oleh jarak dan waktu karena dia selalu ada di hati kita.
Bila memang ia sahabat kita, ia takkan tega menyakiti kita bila itu buruk bagi kita, tapi ia akan rela menyakiti kita bila hal itu adalah hal yang terbaik untuk kita agar menjadi pribadi yang lebih baik. Ia adalah orang yang menginginkan kita menjadi pribadi yang lebih baik dan tidak mau mencacati kita tapi ia akan segan-segan bertindak brutal dan kasar bila kita berubah menjadi pribadi yang buruk di mata ia dan semua orang. Pasti kalian beranggapan bukankah hal itu sangat utopia ditemukan saat ini ? tidak teman-teman, percayalah orang seperti ini tetap ada meski dengan perbandingan ratusan hingga jutaan orang, tapi peluangnya bukan 0 jadi tetap ada.
Kalian juga pasti menganggap apa ada orang yang segitu baiknya hanya untuk kita ? jawabannya ada. Dengan catatan bukan hanya dia yang berlaku demikian ke kita tanpa kita balas ke dia. Hal inilah yang tidak disadari oleh kita secara pribadi. Kita terlalu egois dan memandang dunia ini berputar hanya di sekitar kita sehingga hal yang dilakukan orang lain lumrah dilakukan dan tanpa perlu ada balasan yang berarti untuk mereka dengan hati tulus. Pandangan dan sikap inilah yang membuat kehancuran persahabatan mudah terjadi, karena kita cenderung hanya memikirkan kepentingan kita saja tanpa memikirkan orang lain sekalipun orang lain itu sahabat kita.
Apalah gunanya bila hubungan persahabatan yang kita bangun hanya sahabat kita yang memperlakukan kita selayaknya sahabatnya dan kita tidak. Itu bukanlah persahabatan guys, karena kalau persahabatan perlu timbal balik, kalian saling menyebut diri kalian sahabat karena memang “sahabat” satu sama lain. Cobalah memahami hal ini dulu, bila hal itu sudah dipahami, hal selanjutnya hanya melanjutkan persahabatan itu dengan sepenuh hati dan percaya akan keberadaannya, karena bila semua itu tanpa kepercayaan juga akan sia-sia saja. Dari tiitik poin inilah sahabat seutuhnya akan lahir. Segala sesuatu di dunia ini tidak ada yang tidak bisa terjadi bila kita percaya, berusaha, dan serius akannya hingga akhir……
Tidak ada komentar:
Posting Komentar