Welcome

It's my writing about research meanlife in my world

Minggu, 24 April 2011

Ulasan kepentingan nasional+kepentingan pemerintah (pro atau kontra)

Bila kepentingan nasional tidak mudah dipisahkan dari kepentingan pemerintah, apakah saya sebagai warga negara Indonesia harus selalu mendukung dan ikut memperjuangkannya ?? pada dasarnya dalam meghadapi persoalan seperti ini, kalau menurut system dalam negara Indonesia, negara kita jelas memiliki otoritas tinggi yang mampu membuat setiap warga negaranya mendukung kepentingan nasional yang sudah dibuat oleh pemerintah.
Akan tetapi, sebagai warga negara yang hidup di era demokrasi serta didukung lingkungan negara yang sama-sama demokrasi pula, kita memiliki hak untuk berpendapat, memiliki prinsip, dan berperspektif hingga akhirnya merunut ke tindakan yang akan kita lakukan. Sehingga dalam menyikapi hal ini, kita dapat memilih mendukung atau tidak.
Pada intinya, persoalan mendukung atau tidak kepada kepentingan nasional ini, tergantung dari esensi kepentingan nasional itu sendiri. Esensi inilah yang nantinya menjadi motivasi utama seorang warga negara untuk memilih mendukungnya. Bila esensi atau isinya bagus bagi iklim negara kita saat ini, serta mampu menginterpretasikan tujuan nasional yang kita miliki, kenapa tidak untuk mendukungnya ?
Tapi kalau hal ini terjadi sebaliknya, tidak menjadi suatu dosa besar bagi kita warga negara ini untuk berselisih paham dengan pemerintah kita. Karena pada dasarnya penyelenggaraan system, kebijakan, serta kepentingan apapun yang dijalankan oleh pemerintah kita merunut pada kesejahteraan kita selaku warga negara bersangkutan.
Dan dalam proses berdemokrasi, sudah menjadi hal wajar bila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara terjadi perselisihan pendapat antar warga dan antar warga dengan pemerintah. Dengan jalan pikiran berbeda dan tanpa kekangan, tak ada sesuatu apapun yang mampu mencegah usaha kita untuk berpihak pada suatu hal, apabila hal tersebut sejalan dengan norma serta landasan hidup negara dan agama kita. Jadi ketakutan seharusnya, tidak diperlukan untuk memilih tindakan kita tersebut.
Selain itu, dari proses sejarah bangsa kita, sangat banyak kejadian yang menjawab tantangan apakah pendapat warga negara layak dilaksanakan atau tidak oleh pemerintah ? negara kita mampu lepas dari rezim yang menyimpang karena rakyat yang mau berpendapat, negara kita mampu memiliki system serta aturan dan kebijakan yang turut diambil pemerintah juga atas andi pendapat rakyat, dan tidak sedikit pendapat-pendapat ini yang sumbang dan berbeda dengan pendapat pemerintah kita.
Jadi intinya, hal ini relative, tergantung dari isi kepentingan nasional itu sendiri. Dari isi inilah, baru setiap warga negara memilih berpihak ke arah pro atau kontra. Ketakutan dalam berdemokrasi berpendapat juga tak perlu ada, kalau memang kita menginginkan demokrasi menjadi pilar hidup yang kita yakini mampu membuat kita sejahtera jiwa raga.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar